MACROECONOMIC EQUILIBRIUM

 Macroeconomic Equilibrium



Keseimbangan makroekonomi ditentukan oleh interaksi antara penawaran agregat dan permintaan agregat. Titik temu kedua kurva ini menjadi titik awal penting untuk menganalisis dampak perubahan ekonomi.


Salah satu faktor yang mempengaruhi baik permintaan agregat maupun penawaran agregat adalah inflasi, PDB riil, dan tingkat lapangan kerja. Perubahan dalam faktor-faktor ini dapat menggeser permintaan agregat, misalnya, penurunan suku bunga yang mendorong belanja konsumen dan investasi, meningkatkan tingkat harga dan PDB riil dalam jangka pendek.


Namun, dalam jangka panjang, ekonomi akan kembali ke tingkat output yang sama seperti sebelumnya karena kapasitas produktifnya, meskipun tingkat harga saat ini dapat bertahan dengan pergeseran permintaan agregat ke kiri, seperti pemotongan belanja pemerintah yang mempengaruhi PDB riil dan tingkat harga dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang, meskipun, ekonomi akan pulih ke output lapangan kerja penuh, tetapi pada tingkat harga yang lebih rendah. Pergeseran ke kanan dalam penawaran agregat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dapat menurunkan tingkat harga dan mengendalikan inflasi, sementara meningkatkan PDB riil.


Oleh karena itu, kebijakan yang meningkatkan pasokan secara tepat, seperti investasi dalam pendidikan, pelatihan, dan modal fisik, sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi. Kebijakan semacam itu tidak mengalami trade-off seperti kebijakan permintaan yang dapat meningkatkan harga dan mengurangi PDB riil dalam jangka panjang.




Posting Komentar

0 Komentar